“Sudah selesai!”

  


Seri 7 perkataan Yesus di kayu salib
Mie Khie Liong
Ringkasan khotbah 28 Maret 2021
Yohanes 19:30

Kata-kata “Sudah selesai” ini hanya ditulis di kitab Yohanes. Kira-kira apa maksudnya?

“Tetelestai”, “It is finished” – sebenarnya adalah sebuah kata-kata yang umum dipakai waktu itu.

Where did the story start? Kisah kasih Tuhan kepada manusia dimulai sekitar 2000 tahun sebelum Yesus lahir. Kisah ini di mulai ketika Allah memanggil Abraham saat dia berumur 75 tahun (Kejadian 22:14). Abraham dibawa ke tanah Moria untuk mempersembahkan Ishak, dimana nanti Yerusalem dibangun. Dan di sana lah tempat Tuhan akan menyediakan korban, yang mengarah kepada Yesus Kristus sebagai domba yang akan dikorbankan.

What was the story? Dosa memisahkan hubungan kita dengan Tuhan dan jalan satu satunya adalah dengan mengirimkan Yesus untuk dikorbankan, menghapus dosa dunia.
– “Behold, the Lamb of God, who takes away the sin of the world” (John 1:29)
– “She will bear a son, and you shall call his name Jesus, for he will save his people from their sins” (Matt 1:21)

What happened at the cross? Darah Kristus telah lunas membayar hutang/hukuman atas dosa dosa yang kita lakukan pada Allah. Tetelestai = lunas!

What was the result? Ketika Yesus telah mati, kita melihat tirai bait Allah terbelah (Matthew 27:51) = Persekutuan dengan Tuhan telah dipulihkan; the end of  Old Testament dimana ada tirai yang memisahkan ruang Maha Kudus dan hanya seorang high priest yang bisa masuk ke sana untuk bertemu dengan Allah.

When will the story end? Lihat Romans 6:22. Karena kita sudah dibebaskan dari dosa, kita menjadi hamba Tuhan, dan buah yang dihasilkan membawa kekudusan dan akhirnya adalah hidup kekal. Janganlah hanya fokus pada akhir saja (hidup kekekalan), tetapi juga bahwa sekarang kita telah menjadi hamba Tuhan (slaves of God). Jadi bukan berarti kita hidup semena-mena atau asal-asalan!

Jadi, cerita ini belum selesai!

Where is the story now? Lihat 1Cor 10:16. Kita berpartisipasi dalam tubuh Kristus (dan darahNya). We are His body, His church. Penting untuk kita berkumpul dan berfellowship dalam sebuah gereja karena kita adalah tubuh Kristus. Dan tubuh Kristus ini akan selamanya!

Pengorbanan Kristus di kayu salib supaya kita memiliki hidup bersamaNya. Tetelestai, it is finished!

 

X