Grow – Makna anugerah Tuhan dalam pertumbuhan

  


R.O Mania♥ / Free Photos

Grow series part III
Pdt Victor Liu
Ringkasan khotbah 19 Agustus 2012

Dalam hidup, kita lebih suka untuk malas berubah, suka dengan kenyamanan kita pada saat ini. Kalau kebiasaan dan karakter kita yang buruk sudah lama ada, maka kita akan lebih ada resistance untuk mau berubah. Riset menunjukkan di dalam rumah tangga, kalau pasangan mau sedikit saja berubah, maka rumah tangga itu akan lebih harmonis.

Baca 1Timotius 1:12-17
Kita bisa melihat di sini bagaimana besar anugerah Tuhan diberikan untuk orang berdosa, khususnya bagi Paulus di sini.

“Gods love to save a sinner like you so that God gives a new life for you”.

Paulus merasa dosa dia paling besar dari semuanya, dan di saat kita semakin besar dosanya, anugerah Tuhan pun akan semakin besar buat kita (Roma). Betapa besar kasih, kesabaran, dan anugerah Tuhan dalam hidup orang berdosa. Kita mungkin bukan pembunuh atau perampok, tapi kita sering lupa bahwa kita pun orang yang berdosa dan anugerah Tuhan begitu berlimpah buat kita orang berdosa. Kita diberikan hidup kekal dan kuasa untuk mengalahkan dosa.

The importance of acknowledging our sin – Ada pengakuan dosa

a. Paulus
Perhatikan ayat 15-16. Selain daripada anugerah Tuhan yang begitu besar, ada hal lain yang menarik di sini betapa Paulus mengakui keberdosaannya; bahkan semakin lama dia melayani Tuhan, semakin dia menyadari keberdosaannya. Dan semakin orang menyadari keberdosaannya, semakin besar dia merasakan anugerah Tuhan dalam hidupnya (semakin berarti).

Pengakuan kita yang sungguh-sungguh dan serius pada Tuhan dan di hadapan manusia sangatlah penting juga di sini.
1Yohanes 1:9. Namun sering kita hanya fokus pada bagian kedua dari ayat ini, yaitu Tuhan mengampuni dan menyucikan hidup kita TAPI kita sering melalaikan bagian yang pertama. Bagian kedua ini sebenarnya adalah “akibat” (kata sehingga) dari bagian yang pertama!
Di saat kita menyadari apa yang kita lakukan adalah menyedihkan dan jauh dari Tuhan, kuasa dan anugerah Tuhan semakin bekerja mengubah kita supaya kita bisa bertumbuh.

Pengakuan dalam bahasa Yunani adalah bahwa pikiran kita menyetujui apa yang kita lakukan itu tidak searah dengan Tuhan dan menjamah emosi kita sampai kita bisa merasa jijk/muak terhadap apa yang kita lakukan!
Di saat kita melakukan itu lah maka anugerah dan kuasa Tuhan semakin bekerja (bertambah-tambah) dalam kehidupan kita!

b. Daud
Dalam pengakuan Daud bahwa dia berdosa, dibutuhkan waktu yang lama dari perbuatan dosanya sampai nabi Nathan datang.

Mazmur 32:1-5
Tuhan tidak lagi mengingat dosa dan mau mengampuni; tapi Dia memberikan disiplin pada orang berdosa yang tidak mau mengakui dosanya.

Daud memakai banyak istilah dosa di sini – kesalahan, perlawanan, tidak mengikuti rencana Tuhan, melanggar ajaran Tuhan.

Pengakuan dosa ini lah yang kita harus serius untuk memikirkannya. Banyak dari kita ingin bertumbuh dan berubah, tapi kita tidak mau mengubah gaya hidup kita sekarang. Keinginan ada.
Masa depan behavior kita bisa ditebak dari behavior kita di masa sekarang.

Untuk bisa mengakui dosa dan kesalahan kita:

-Mulai dari pikiran
Supaya kita bisa mengakui dosa dan kesalahan kita, pikiran kita pertama-tama harus menyetujui ketidak benaran itu (karena melawan prinsip Tuhan) DAN kita MAU untuk berubah. Kita lalu meminta kekuatan dari Tuhan.

– Dibutuhkan kerendahan hati
Mengakui adalah tanda orang yang rendah hati. Manusia pada umumnya ingin dipuji.

– Dibutuhkan kebesaran hati
Dengan jujur mengakui bahwa kita salah, dengan tulus.

Sebagai anak Tuhan, kita tidak bisa pura-pura bahwa seperti tidak ada yang salah dalam hidup kita. Malah sebaliknya, kita seharusnya membesarkan dosa dan kesalahan kita! Karena kecenderungan orang yang mengecilkan dosa/kesalahannya, dia akan sering self-defense dan tidak serius merasa berdosa/bersalah.

Belajar dari Saul yang tidak pernah mau menyadari kesalahan dan dosanya, yang selalu menyalahi keadaannya, menyalahi orang, dan selalu excuse, self-defense, and accuse. Tidak pernah orang bisa bertumbuh kalau dia tidak mengambil tanggung jawab! Saudara bisa lihat orang-orang yang dijamah adalah orang-orang yang mengakui kesalahannya dengan sungguh-sungguh, minta ampun, dan mau berubah! Saat orang menyadari hal seperti ini, alkitab berkata bahwa anugerah Tuhan akan diberikan pada orang-orang seperti ini, sehingga seseorang itu dijamah dan diubah oleh Tuhan!

Dan di saat terjadi perubahan, ayat 17 berkata, segala kemuliaan untuk Tuhan! Kita bertumbuh dan berubah bukan untuk kesombongan dan kehebatan kita, tapi untuk menunjukkan kehebatan anugerah Tuhan pada kita. Tuhan yang tidak kelihatan menjadi terlihat dalam kehidupan seseorang.

Hidup yang dievaluasi adalah hidup yang bermutu. Bagaimana kita biasa menyatakan maaf kita pada orang dan Tuhan? Apakah dengan sungguh-sungguh?

Post a comment

X