
Rekaman khotbah:
Pdt Victor Liu
Ringkasan khotbah 27 Juli 2014
Kita kembali mendapatkan ajaran alkitab mengenai dosa turunan – karena Adam dan Hawa berdosa, kita juga berdosa. Kain berdosa membunuh Habel, dan kita semua juga sama (kita tidak pernah diajar untuk berdosa, tapi kita semua adalah mahluk berdosa: kita berbohong, berpikiran jahat, dan lainnya). Bukti kedua dari Roma 5 juga mengajarkan ada kematian di seluruh dunia sampai saat ini (akibat dari dosa).
Kain dan Set dari keturunan dan keluarga yang berbeda, tapi di tengah-tengah keberdosaan manusia, Tuhan tidak pernah gagal dalam mewujudkan rencanaNya. AnugerahNya selalu lebih besar!
Kejadian 4:16-25
Dalam Kejadian 4:16-17, kita bisa melihat Kain menikah dan bersetubuh, tentunya dengan saudara sendiri (karena waktu itu belum banyak keturunan – sampai Musa melarang melalui Firman Tuhan untuk bersetubuh dengan saudara sendiri).
Perhatikan juga di ayat 25, Adam bersetubuh dan melahirkan keturunan Set. Yaitu keturunan yang berbeda dengan Kain.
KAIN DAN KETURUNANNYA
Kain mengeraskan hati dan “pergi dari hadapan Tuhan” setelah berbuat dosa. Dia bukannya bertobat dan minta maaf pada Tuhan. Sedih apabila kita seperti itu! Kain adalah keluarga yang sukses dan berhasil (lihat dia bisa membangun/mendirikan sebuah kota)
Dalam alkitab, saat sebuah kota didirikan atas namanya atau nama anaknya, itu mau menunjukkan posession. Dari awal, Kain pun tidak memberikan yang terbaik/berkenan pada Tuhan. Menarik bahwa orang pertama yang dicatat mati di Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru adalah soal persembahan kepada Tuhan (Habel vs Anonias+Safira). Manusia selalu ingin fokus pada dirinya!
Di ayat 19 juga pertama kali dicatat manusia yang mempunyai 2 istri di alkitab. Nama istri-istrinya, artinya:
Ada – kecantikan di luar
Zila – suara yang bagus
Anaknya, Yabal, memelihara ternak – bisnis yang berhasil
Yubal, berbicara soal musik
Tubal-Kain, besi / suatu bisnis yang berhasil juga (membuat pedang, dan sebagainya).
Kita lihat semuanya ada keberhasilan dan sukses, tapi tidak ada Tuhan!
Tuhan tidak pernah mengajarkan bahwa kesuksesan dan penampilan luar itu salah, tapi karena akibat dosa, manusia menyembah dan fokus pada hal-hal demikian (yang harusnya hanya dipakai sebagai alat untuk memuliakan Tuhan).
Lamekh, keturunan Kain, memamerkan pembalasan dendam, kenikmatan mempunyai 2 istri, dan hanya fokus pada dirinya.
SET DAN KETURUNANNYA
(ayat 25-26) – “…waktu itulah orang mulai memanggil nama TUHAN”
Arti Set adalah “granted” = dianugerahkan, menempatkan (anugerah Tuhan kepadanya yang mengaruniakan anak, untuk mengganti Habel)
Arti Enos, anak Set = lemah/weakness (yang mengingatkan kembali untuk bergantung pada Tuhan).
Lihat ayat 38, yang menekankan betapa anak Set, anak Enos, adalah anak Allah!
Rencana Allah tidak pernah gagal! Yesus Kristus lahir dari keturunan anak anak Allah, di tengah manusia yang penuh dosa ini.
Janganlah kuatir atas masalah dan hidupmu. Kita bisa melihat di sini bahwa di tengah kebobrokan manusia dan keberdosaan dunia ini, Tuhan tidak pernah kewalahan dan janjiNya untuk menyelamatkan dunia melalui Yesus Kristus di awal kitab Kejadian, tetap terlaksana! Ini menunjukkan betapa rencana Tuhan tidak akan pernah gagal dalam hidup kita, sehingga kita bisa tenang

