Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan (Doa Bapa Kami Part 6)

  


Seri Doa Bapa Kami
Mie Khie Liong
Ringkasan khotbah 8 Mei 2020

Konteks doa Bapa Kami ini adalah dimana kita hidup dalam kerajaan Allah dimana Tuhan adalah Rajanya dan kita harus ikuti “peraturan main” Tuhan kita, seperti hal nya saat kita sedang berkunjung ke rumah orang. Kita mempelajari doa Bapa Kami bukan untuk membuat kita stress dan harus menghafalnya, tapi sebaliknya dimana doa sederhana ini mempunyai makna yang dalam bagi kita anak-anakNya yang punya hubungan dengan Bapa.

Matius 6:13 – “Janganlah membawa kami ke dalam pecobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat”.

Pencobaan dari bahasa asli peirasmos, bisa berarti trial (ujian) dan temptation (cobaan). Godaan timbul dari dalam hati kita, hawa nafsu kita seperti Daud saat melihat Betsyeba. Jadi tidak dibedakan dengan bahasa aslinya di sini, tapi disesuaikan dengan konteks.

C.H. Spurgeon: “Save me O Lord, from such trials and sufferings as may lead me into sin. Spare me from too great trials, lest I fall by their overcoming my patience, my faith, or my steadfastness.”

Tuhan tetap menguji dan membiarkan kita diuji, supaya kita bisa bertumbuh di dalam Dia melalui ujian. Saat kita berada dalam kerajaan Tuhan, hidup kita dipimpin oleh Tuhan. Kita harus yakin bahwa Tuhan sanggup memimpin kita melewati segala ujian dan pencobaan hidup kita.

Perhatikan juga doa ini adalah setelah kita meminta pengampunan, jadi kita yakin bahwa Tuhan telah mengampuni dosa kita (dan kita juga tidak mau kembali ke dosa yang sama). Kita mengakui kita lemah sehingga kita berdoa supaya tidak jatuh kepada dosa yang sama, dan minta hikmat supaya tidak jatuh dalam godaan.

Dan tentu nya kita sendiri juga harus pro-aktif menghindari godaan. Kalau kita mudah tergoda hawa nafsu seperti pornografi, jangan lah menyendiri di kamar. Kalau kita mudah tergoda ingin sukses dan kaya, kita juga berhati-hati dengan iming-iming uang yang akhirnya malah membuat kita jauh dari Tuhan karena kita sudah merasa tidak perlu lagi meminta kecukupan!

Dan jangan juga bergembira karena orang lain jatuh dalam dosa!

“Lepaskanlah kami dari yang jahat” – kita mengakui bahwa saat kita lepas dari godaan dan perbudakan, itu bukan usaha kita, tetapi karena kuasa Tuhan. Dan hanya Tuhan yang bisa memulihkan hubungan yang rusak antara satu dengan yang lain.

Doa Bapa Kami adalah doa yang sederhana tapi powerful.

 

Post a comment

X