A Father as a Godly & Wise Leader (Father’s Day 2017)

Pdt Victor Liu
Proverbs 31:1-9
Ringkasan khotbah 3 September 2017

Rekaman Praise & Worship

Sebagai seorang ayah, laki-laki, dia adalah seorang pemimpin. Setidak-tidaknya, dia adalah pemimpin rumah tangga nya (perkataan firman Tuhan). Istri harus respect pada suaminya bukan karena suami pintar atau bijaksana, tapi suami di tempatkan Tuhan untuk memimpin keluarga.

Sebelum diberikan nasihat yang spesifik sebagai seorang laki-laki, ibu ini memberikan prinsip umum untuk anak nya yang seorang pemimpin (yang dimana bisa di aplikasikan untuk kita semua laki-laki karena kita akan menjadi pemimpin keluarga) – di ayat 2

“What are you doing, my son? What are you doing, son of my womb? What are you doing, son of my vows?”
Menunjukkan suatu urgency untuk memperhatikan gaya hidup, evaluasi diri. “Son of my vows” menunjukkan anak adalah pemberian dari Tuhan yang kita harus berikan pertanggung jawaban.

Ini panggilan untuk kita memikirkan: apa kualitas hidup mu sebagai seorang ayah, seorang suami, seorang laki-laki? Evaluasi hatimu, evaluasi hidupmu.

Control your sexual life for your wife only (ayat 3)

Perempuan = women = jamak; berhati-hati untuk tidak bermain-main dengan hawa nafsu! Banyak raja Israel waktu itu jatuh karena perempuan (Raja Daud, Salomo)! Suami yang tidak bisa menguasai hawa nafsu nya akan menghancurkan integritas dan relasi dengan keluarganya. Terlebih lagi, hubungan dengan Tuhan!

Siapa pun bisa jatuh dalam hawa nafsu, kita manusia berdosa sangat lemah dalam bagian ini. Karena itu, tidak hanya seorang raja, bahkan hamba Tuhan dan siapa pun mudah jatuh, karena seks sangat powerful. Karena itu lah harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Seks hanya bagus dalam pernikahan! Be a man of your wife only!

Pornografi sangat merusak, karena dapat merusak kemampuan kita untuk berhubungan dengan pasangan kita dan akan menghancurkan rumah tangga (lebih tinggi kecenderungan untuk suami menyeleweng dengan wanita lain), juga membawa perasaan malu & menyendiri. Riset di Amerika serikat menunjukkan sekitar 60% laki-laki di gereja menonton pornografi (dan 30% perempuan)! Pornografi membuat high addiction, sama seperti drugs, heroin, dan merokok!

Bagi kita yang sudah addicted, STOP NOW. Dalam Yesus Kristus, ada kekuatan dan kuasa untuk kita mengalahkan dosa!

Do not be controlled by bad habit that will destroy your capacity (ayat 4-7)

Ayat 6 menunjukkan suatu kalimat kontradiktif, bukan suatu nasihat literal; jadi sebagai raja/pemimpin/laki-laki yang memimpin, jangan mabuk karena itu akan menghancurkan kapasitas sebagai pemimpin (dalam judgement, hikmat, dan keperdulian).

Minum-minum dan mabuk waktu itu adalah kebiasaan yang wajar; mungkin kita sekarang tidak suka minum-minum, tetapi ayat ini sama relevan nya dengan kebiasaan-kebiasaan kita yang jelek, yang bisa merusak kapasitas kita sebagai anak Tuhan, khususnya pemimpin

Contoh:
– Terlalu banyak kerja, main game, sports/gym sehingga tidak punya waktu untuk anak
– Nonton film
– Kemalasan dan kesibukan yang lain
– Fokus mencari uang terus menerus

Develop compassion for others (ayat 8-9)

Tuhan memberikan posisi, dan posisi bukan untuk prestise atau hal yang dibanggakan. Posisi diberikan untuk menolong orang lain, yang berkekurangan! It’s all about compassion. Misalnya kalau kita diberikan kesempatan berbisnis, jadikan lah itu suatu kesempatan dimana kita bisa menolong orang-orang untuk bekerja dan mendapatkan penghidupan.

Sebagai suami dan ayah, harus ada compassion dalam membina hubungan dengan anak dan istri. Kalau kita lihat pada Yesus, kita bisa melihat begitu banyak compassion yang Dia miliki (saat melihat orang menangis, saat melihat orang-orang kelaparan, dan sebagainya).

Tuhan kita adalah Bapa yang begitu sabar dan mengasihi kita, di tengah kita adalah orang berdosa dan menolak Dia, Dia begitu sabar dan mau mengampuni kita melalui pengorbanan Kristus!

Be a wise and Godly leader as a man in your life and family!

X