Warisan besar untuk anak-anakmu

  


Pdt Victor Liu
Ringkasan khotbah 9 Mei 2021
Mother’s Day

Bisnis sesukses apa pun yang kau wariskan pada anak-anak, suatu saat bisa habis atau hancur dalam sekejap. Demikian dengan harta warisan. Jadi peninggalan macam apa yang harus kita tinggalkan untuk anak anak kita?

Iman kita dalam Kristus lah warisan terbesar yang harus kita berikan pada anak-anak dan cucu-cucu kita; yang mempunyai dampak dalam hidup mereka sekarang, dan juga di masa akan datang dan tidak bisa ditukar dengan apa pun juga.

Baca 2Tim 1:5.

Paulus menulis surat ini saat dia di penjara di akhir-akhir hidupnya untuk Timotius, anak didiknya sejak lama.  Timotius saat itu sedang menjadi seorang pastor/gembala jemaat besar di Efesus. Paulus mengingat iman dari Timotius ini sebagai iman yang tulus ikhlas, dan yang juga ada dalam diri ibu dan neneknya.

Kis 16:1-3 menulis background dari Timotius dan keluarganya (Timotius masih remaja waktu itu, dan pergi meninggalkan keluarga untuk melayani).

Iman yang tulus, sincere faith (anupokritos -> without hypocrism); sebuah adjective dan hidup (dwell, inhabit); sebuah kata kerja

Tiga ciri iman yang hidup:

[1] Benar/genuine/authentic
Iman yang kita punyai harus authentic, jelas; kita harus mengerti benar dan bukan hanya ikut-ikutan (sehingga kita bisa tahu mana ajaran palsu). Banyak ajaran sesat pada jaman itu,

Iman yang benar yang dipunyai Timotius itu pasti diajarkan oleh mama nya, dan mama nya dari nenek nya.

[2] Tidak munafik
Kata yang sama ini di pakai untuk menjelaskan kasih sejati yang tidak pura-pura dalam Roma 12:9. Jadi Paulus melihat dedikasi dan pelayanan Timotius selama ini adalah karena iman dia yang tidak munafik dan fokus pada Kristus.

Banyak orang jaman sekarang berpura-pura karena ingin di terima, apalagi dengan dunia media sosial.

[3] Punya pengaruh/contagious/influential

Dari nenek, mama, ke anak seperti keluarga Timotius. Iman yang sungguh-sungguh dan hidup akan mempunyai pengaruh ke sekeliling nya. Kalau iman kita hanya ikut-ikutan tanpa pengalaman pribadi, iman itu tak akan punya pengaruh. Kita lama-lama akan lelah sendiri.

Saat orang tua membacakan firman pada anak sebelum tidur setiap malam, mengajak berdoa sebelum makan, maka itu lama kelamaan akan contagious!

Para orang tua, kalau kita ingin meninggalkan warisan yang besar untuk anak-anak kita, bukan harta atau apa pun dari dunia, tetapi iman yang hidup di dalam Yesus Kristus!

 

 

 

 

 

X