Pekerjaan Roh Kudus dalam penginjilan

  


Pdt Victor Liu
Ringkasan khotbah 23 Mei 2021
Kisah Para Rasul 1:8

Minggu lalu kita belajar bahwa the “Great Event” (kebangkitan dan kenaikan Yesus ke surga) juga memberikan kita a “Great Responsibility”, yaitu untuk menjadi saksiNya. Dan hari ini kita belajar bahwa Roh Kudus diberikan pada kita untuk menolong kita, memberikan kuasa untuk menjadi saksi Kristus.

Roh Kudus adalah salah satu pribadi dari Allah kita (Allah menyatakan diri dalam tiga pribadi; Allah Bapa, Anak, dan Roh Kudus, tapi mereka adalah satu hakekat). Roh Kudus tinggal dalam diri orang percaya (Efesus 1:13-14).

Roh Kudus turun seperti yang dijanjikan Tuhan Yesus

Baca Kisah Para Rasul 2:1-4.

Pada saat orang-orang dari berbagai macam suku bangsa datang ke Yerusalem, Roh Kudus turun dan akhirnya ribuan orang percaya, dan bahkan mereka akan pulang ke negara mereka masing-masing dan menjadi saksiNya. Sungguh indah waktu Tuhan!

Janji Yesus akan Roh Kudus:
Yohanes 14:16-17: “Penolong”, “Penghibur”, dan “Roh Kebenaran” (Divine Helper, Divine Comforter, dan the Spirit of Truth). Petrus memakai istilah “Divine Power” untuk Roh Kudus.

Roh Kudus yang tinggal di dalam diri kita, memberikan kuasa pada kita. Dan semua kuasa & kekuatan yang kita butuhkan untuk bisa hidup suci seperti Kristus, sudah cukup dalam Roh Kudus. Namun sayang banyak anak-anak Tuhan yang selalu merasa lemah dan jatuh terus dalam dosa, tidak menyadari bahwakuasa untuk melawan dosa & kedagingan sudah diberikan pada kita (dan bahkan tinggal dalam diri kita!).

Lalu apa pekerjaan Roh Kudus bagi orang yang belum percaya?

Firman Tuhan berkata Roh Kudus meyakinkan orang akan dosa (convict, prove) dalam Yohanes 16:8-11.

Peranan Roh Kudus dalam penginjilan (menjadi saksi Yesus Kristus)

Roh Kudus:
– Memakai orang percaya untuk bersaksi
– Menguatkan metode yang dipakai dalam penginjilan
– Memakai content satu-satunya, yaitu Injil Yesus Kristus, the Gospel
– Bekerja meyakinkan unbeliever/dunia akan dosa

Sayangnya, banyak saksi Kristus yang tidak efektif (menurut riset) karena cenderung munafik, suka menghakimi, dan tidak bisa berteman dengan tulus.

Yesus Kristus, yang mempunyai segala kuasa dan otoritas, memberikan kuasa (Roh Kudus) dan otoritas untuk mengalahkan kuasa-kuasa. Kita diberikan kemampuan untuk memberitakan injil.

Apa artinya anak Tuhan kalau dia tidak berubah, berasimilasi dengan dunia, dan tidak menjadi saksi Yesus Kristus? Tuhan sudah memampukan kita, diberikan kuasa untuk pekerjaan Kristus!

Kuasa apakah yang diberikan pada kita saat memberikan kesaksian?

[1] Kuasa untuk mengalahkan situasi dan rasa takut dengan keadaan
Banyak orang takut untuk keluar dari comfort zone, takut dengan apa kata orang, takut dengan situasi yang menghalangi kita untuk bersaksi. Padahal kita diberikan kuasa untuk berani dan tidak takut! Para rasul dan murid tidak takut untuk mati dan dianiaya untuk bersaksi! Mereka yang dulu pengecut (melarikan diri saat Kristus disalib, Petrus menyangkal diri, dan sebagainya), diubahkan karena Roh yang ada di dalam diri mereka memberikan mereka keberanian dan kekuatan!

[2] Keberanian menyatakan kebenaran
Kita diberikan keberanian dan hikmat untuk menyatakan apa yang benar; yaitu bahwa kita semua orang berdosa dan Kristus mati untuk menebus dosa-dosa kita.

[3] Keberanian untuk tidak takut akan konsekuensi dari bersaksi
Dan itu lah yang juga membuat para murid tidak takut lagi saat bersaksi akan Kristus yang sudah mati dan bangkit.

—-

Kita bisa mengucap syukur karena Roh Kudus sudah memberikan kita kuasa untuk bersaksi, karena itu kita tidak perlu lagi takut!

 

 

 

X