Menjadi pembawa damai

  


Seri Yesus Raja Damai
Ringkasan khotbah 13 Desember 2020
2Korintus 5:18-21

Hai orang tua, jangan bersukacita hanya karena anak-anakmu mendapatkan pasangan, rumah, pendidikan yang baik, atau naik kelas. Tapi yang terlebih lagi penting, berikan lah Yesus pada anak anak mu.

[1] Panggilan yang mulia (ayat 18-19)

Bukan inisiatif dari kita untuk menjadi pembawa damai, tapi dari kehendak dan rencana Tuhan untuk memakai manusia yang berdosa menjadi alatNya. Tuhan memberikan kepercayaan ini pada kita anak anakNya.

“Utusan” Kristus -> ambassador; mewakili pemerintah yang berkuasa saat itu, bagaimana dia merefleksikan pemerintahannya. Utusan-utusan Kristus (kita) adalah utusan utusan yang tidak sempurna dan penuh kelemahan, tapi Dia mau memakai orang seperti saudara dan saya.

Berita perdamaian yang kita terima, itu lah yang dipercayakan Tuhan pada kita. Kita tidak perlu sekolah teologi atau hafal seluruh alkitab untuk bisa mengerti hal ini.

[2] Motivasi pembawa damai

Apa yang mendorong kita untuk menjadi pembawa damai Yesus Kristus? Bukan untuk kesombongan dan kepentingan diri, tapi eharusnya adalah keyakinan kita tentang kebenaran firman Tuhan yang menjamah hati dan mendorong kita.

Allah lah yang berinisiatif, yang mendamaikan kita melalui Yesus Kristus; murka Allah akan dosa manusia telah dipuaskan melalui darah pengorbanan Kristus (propitiation).

Jadi, berita ini lah (kematian Kristus untuk kita) yang memuaskan Allah, bukan perbuatan kita. Keyakinan akan kebenaran ini lah yang seharusnya mendorong hati kita (lihat 2 Korintus 5:14-15).

[3] Apa yang kita bisa lakukan

a. Berikan kesaksian tentang hidup saudara sendiri yang dijamah Kristus (bukan saja saat anda percaya pada Kristus, tapi di sepanjang hidupmu)
Hidup yang diubahkan oleh Tuhan, dan lain sebagainya selama engkau ikut Tuhan.

b. Beritakan perdamaian, bukan permusuhan
Mulut kita tidak menghancurkan hidup orang lain, tentang orang lain (menggosipkan, merendahkan, dan lain lain). Punya gaya hidup seperti Kristus, tidak hidup munafik.

c. Punya beban, dan mendoakan
Kita sungguh-sungguh mendoakan orang-orang terdekat kita yang belum percaya Kristus, dengan hati terbeban.

X