Memandang pada Yesus dengan perhatian penuh

  


Pdt Victor Liu
Ringkasan khotbah 24 Januari 2021

Apa yang kau lihat akan mempengaruhi hati dan hidupmu. Hawa melihat buah dan berbuat dosa; Daud melihat wanita telanjang yang bukan istrinya dan jatuh dalam perzinahan. Ananias, Safira, dan Yudas Iskariot melihat uang dan mengakhiri hidup nya dengan tragis, dan banyak lagi contoh di alkitab dan bahkan dalam dunia.

Apa yang kita cari dalam hidup ini, itu lah yang akan menjadi pusat hidupmu dan akan kau sembah.

Ibrani 12:1-3

Perlombaan hidup setiap orang berbeda-beda, jadi tidak perlu dibanding-bandingkan. Tapi yang perlu difokuskan adalah “berlomba dengan tekun” (kata kerja utama dari perikop hari ini).

”Mata yang tertuju” kepada Yesus berarti memandang dengan penuh perhatian, fokus, attentively.

Memandang pada Yesus artinya:

[1] Bergantung total pada Yesus

Kekristenan berbeda karena bukan kita melakukan sesuatu, lalu hidup kita berubah. Tetapi di dasarkan pada apa yang Kristus sudah lakukan bagi kita di kayu salib.

Dari bahasa aslinya, memandang di sini artinya “away from” dan “see” yang digabung => jadi sengaja melihat Yesus dan tidak memandang yang lain. Karena ketika kita memandang hal lain, kita membagi konsentrasi (contoh: ketika kita berbicara pada orang tapi sambil melihat handphone).

Di saat mata kita mulai tertuju pada yang lain, maka mata kita akan mulai jauh dari Yesus.

Musa meninggalkan Mesir dan kemuliaannya dan memandang pada kemuliaan Allah. Yesus Kristus datang ke dunia dan bertahan dalam penderitaan karena memandang pada kemuliaan Allah.

Ayat 3 menekankan ayat 2, dimana jemaat Ibrani sedang dalam penderitaan berat, diingatkan untuk terus fokus pada Yesus Kristus. Ketika engkau sedang bergumul, lihatlah pada Kristus! Dia ditinggalkan, diolok-olok, dimaki, disiksa, dan dibunuh, tidak mempertahankan haknya.

Baca juga 2Korintus 3:18 – “beholding the glory of the Lord” (membicarakan orang Israel yang masih ada selubung yang menutupi; mereka masih tidak mau percaya pada Kristus). Tapi ketika orang berbalik pada Kristus, selubung itu akan dibuka.

Ini juga berarti kita tinggal di dalam Kristus (dwell in Jesus). Lihat Yohanes 15:4, Filipi 2:5 (dan 6-11 yang menjelaskan pikiran Kristus).

[2] Ada buah

Ketika orang tinggal di dalam Yesus, maka akan terlihat buahnya dalam hidup. Kalau kau cepat menyerah dan putus asa, misalnya, apa yang kau pandang/lihat dalam hidupmu?

Memandang pada Yesus ada buah, ada transformasi.

Ibrani 12:3 – “..supaya jangan kamu menjadi lemah dan putus asa”. Orang-orang yang bergumul berat akan putus asa saat memandang masalah; namun ketika kita memandang pada Yesus, ada kekuatan!

Memandang pada Yesus memerlukan waktu. Sayangnya kita selalu sibuk dengan aktivitas dan tujuan hidup kita sendiri. Di tengah pergumulan, pertandingan, perjalanan hidup yang panjang, kasih waktu untuk memandang terus pada Kristus! Kalau tidak, kita akan menjadi lelah, iman kita tidak bertumbuh, dan bahkan hati kita akan menjadi jahat!

Tak akan ada puji-pujian dalam hidupmu saat kau memandang pada hal yang lain! Jangan lihat masa lalu mu, jangan lihat masalahmu, tapi pandang pada Yesus yang sanggup mengubah dan menguatkan hatimu!

Post a comment

X