Love

Pdt Victor Liu
Ringkasan khotbah 1 Oktober 2017

Rekaman Praise & Worship

Love memiliki pengaruh yang sangat kuat di dalam hidup. Love, bisa mengubah hidup kita, tapi juga bisa menghancurkan hidup kita.

1 Yohanes 2:15

The power of Love: what you love can destroy you

“Dunia” (the world or the things in the world” – ESV)
Kita tidak bisa mengasihi Tuhan dan mengasihi dunia secara bersamaan. Sama halnya seperti sebuah konsentrasi, kita tidak bisa konsentrasi mendengarkan khotbah di hari Minggu saat kebaktian dan memikirkan hal yang lain.

Saat hati kita dekat pada sesuatu atau seseorang, maka di sanalah kasih kita akan kita berikan – prinsip yang sederhana. Kalau kasih kita kita berikan pada yang lain, maka kasih kita pada Bapa akan hilang. Contoh: Kita tidak datang ke gereja selama 3 bulan, maka kasih kita akan Tuhan pasti hilang, atau kalau kita menonton film seri terus menerus, kita akan mulai malas untuk membaca firman, malas berdoa, atau melayani Tuhan!

Kasih kita pada Tuhan harus kita jaga, kita siangi, supaya tidak hilang. Di saat kasih pada Tuhan hilang, hati kita pun mulai akan penuh dengan kebencian dengan satu sama lain (susah memaafkan, dll karena kita mulai mencintai diri kita sendiri).

2Tim 4:10 – menunjukkan Demas yang mencintai dunia, dan pergi ke Tesalonika (sebuah kota yang penuh penyembahan berhala dan penuh kenikmatan).

The power of love: Loving Jesus will develop you

Kita bisa mengasihi karena kita tahu Tuhan mengasihi kita dengan mengirimkan Yesus untuk mati sebagai ganti hukuman dosa kita. Karena itu Yesus lah yang menjadi Raja dan pusat hidup kita, kasih kita. Yang ada di dunia hanyalah dipakai sebuah alat, untuk mengasihi Tuhan kita.

Saat kita cinta pada Yesus, karakter kita akan seperti Yesus, kita dedikasi pada Yesus, hidup kita menjadi alat kemuliaanNya, dan ketika kita mengasihi Yesus, kita akan mengasihi orang lain, mau mengampuni orang lain, bahkan musuh kita seperti kita dahulu adalah musuh Allah dalam keberdosaan kita sebelum Kristus datang.

Yohanes 21:15-17 – Petrus dulu takut dan menyangkal Yesus. Yesus bertanya lebih dahulu, apakah dia mengasihi Tuhan selama tiga kali (bukan langsung memberikan perintah untuk melayani domba domba Nya).

Di saat kita mengasihi sesuatu sungguh-sungguh, kita akan memberikan energi kita, waktu kita, seluruh hati. Kiranya kita mengasihi Yesus dengan sungguh-sungguh!

Yohanes 14:15 – Ketika kita sedang bergumul dengan hawa nafsu dan dosa, saat kita mencintai Yesus dengan sungguh-sungguh, kita akan menang pada dosa! Saat kita mengasihi Tuhan, kita akan taat pada firmanNya!

Mengapa kita tidak pernah ada perubahan hidup? Mungkin karena kasihmu pada Yesus yang mati untuk mu adalah kasih yang asal asalan, atau jangan jangan kita tidak mengasihi Yesus sama sekali!

Kepada siapa hatimu kau berikan saat ini? Jangan lihat masa lalu, tapi mulai lah dari sekarang kalau kau tidak punya kasih pada Kristus! Kasihi Dia, apa pun latar belakangmu, dan Tuhan akan menjamah, mengubah hidup mu

1Tim 6:10 – karena mencintai uang, orang menyiksa diri dan menghancurkan hubungan satu sama lain, dan akhirnya mengorbankan Tuhan.

X