|
Sermon Notes
|
|
Sunday, 18 December 2011 21:53 |
The people around Christmas The man that God uses from useless to useful Ringkasan khotbah 11 Desember 2011 Matius 1 dan 2
Matius 1 - silsilah Yesus Kristus, menggambarkan dari jaman Abraham yang diperkirakan sekitar 4000 tahun dari sekarang namun kalau kita lihat, alkitab menggambarkan satu kesatuan yang jelas-jelas dipimpin oleh Tuhan waktu penulisan. Ada suatu kesambungan dan kesatuan di seluruh alkitab, yang tidak ada salahnya. Perjanjian Lama menggambarkan soal Yesus Kristus, mesias yang akan datang, sedangkan Perjanjian Baru menggambarkan kelahiran Yesus Kristus, kematian, kebangkitan dan akan kedatangannya yang kedua kali (dan juga soal gereja mula mula)
Perhatikan beberapa orang di perikop ini:
Tamar di ayat 3, diceritakan di Kejadian 38 bahwa dia menyamar jadi pelacur, lalu berhubungan dengan Yehuda. Rahab dikatakan di Yosua adalah seorang pelacur. Pernahkah kita memikirkan bagaimana mungkin seorang pelacur bisa melahirkan juru selamat kita Yesus Kristus? Namun dikatakan Rahab percaya dan menyerahkan dirinya di tengah bangsa yang tidak percaya. Dari pelacur diubah hidupnya oleh Tuhan (Yakobus 2) Istri Uria (Betsyeba) di ayat 6 - dan kita tau soal cerita Daud dan Betsyeba Manasye di ayat 10 - di 2 Tawarikh dikatakan bahwa Manasye jahat (membuat penyembahan berhala) sampai anak nya sendiri dikorbankan. Tuhan menghukum dia. Namun saat di penjara Manasye minta ampun pada Tuhan dan Tuhan memulihkan dia kembali jadi raja.
APA YANG BISA KITA DAPATKAN DARI SILSILAH YESUS KRISTUS INI?
1) TUHAN BERDAULAT UNTUK MEMAKAI SIAPA SAJA Kedaulatan Tuhan saat memakai orang tidak bisa kita pertentangkan. Dia memakai siapa saja, bahkan orang orang yang kita tidak bisa pikirkan. Tuhan memakai raja Babel untuk menghukum raja Yehuda, ikan dipakai untuk menobatkan Nabi Yunus, dan juga orang-orang tadi di atas (di silsilah Yesus Kristus).
Tuhan bisa memakai orang percaya dan bahkan orang yang tidak percaya untuk rencana Dia!
Kita sebagai manusia suka iri hati dan membanding-bandingkan dengan orang lain. Saat kita mau dipakai atau diberkati, jangan pernah membanding bandingkan karena Tuhan berdaulat atas hidup kita satu sama lain dan tidak sepantasnya kita mempertanyakan Tuhan!
2) TUHAN TIDAK MEMANDANG LATAR BELAKANG KITA Rahab later belakang pelacur, Tamar menyamar jadi pelacur dan berzinah, Manasye yang jahat, Daud dan Betsyeba - semua punya latar belakang yang tidak baik namun mereka dipakai Tuhan, Mereka tidak sadar bahwa beratus-ratus tahun kemudian mereka akan dipakai untuk menurunkan sang Mesias, Yesus Kristus.
Jadi tidak bisa kita melihat latar belakang kita lalu merasa bahwa Tuhan tidak perduli lagi pada kita. Ketika Tuhan ingin memakai seseorang, Dia tidak memandang kejahatan di masa lampau. Dia melihat sekarang! Dia melihat apa yang kita hidupkan sekarang, hati kita sekarang.
3) TUHAN MEMAKAI ORANG YANG MENYUCIKAN DIRINYA Tamar, Daud, dan orang-orang lain yang disebutkan tadi menyucikan dirinya dan kembali kepada Tuhan. Baca 2Timotius 2:20-21.
Dikatakan bahwa kalau kita menguduskan diri, maka kita akan menjadi alat yang dipakai untuk maksud mulia. Semakin kita diubah, semakin kita bertumbuh, dan semakin kita menjadi orang yang lebih baik. Dari useless jadi useful, dari Godless jadi Godliness. Menjadi pribadi yang tidak bermain dengan dosa dan mempersiapkan dirinya untuk dipakai oleh Tuhan.
Bisa dipakai oleh Tuhan adalah suatu kesempatan yang mulia!
NOTE: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|