Our mission is "To fulfill Jesus' Great Commission whatever the cost, from the Lost to Devoted Follower of Jesus"

Hidup yang berkelimpahan PDF Print E-mail
Sermon Notes
Friday, 02 December 2011 05:16
Clifton Mill in Clifton, Ohio is the site of t...

Image via Wikipedia

Hidup yang berkelimpahan
Pdt Victor Liu
Perayaan Natal 20 November 2011

Kita sering menyia-nyiakan hidup kita dengan sesuatu yang rutinitas atau hal hal yang tidak berguna. Sedangkan Yesus mau kita punya hidup yang mempunyai makna.

Baca Yohanes 10:10
Yohanes pasal 10 berbicara tentang Tuhan sebagai gembala dan kita sebagai domba-dombaNya. Ayat 1 fokus betapa Tuhan adalah sebagai pintu untuk bisa masuk "ke dalam kandang domba". Ayat 1-9 Dia berkata bahwa DIa lah pintu itu, bahwa siapa yang melalui pintu itu, dia akan menemukan "padang rumput".
Domba tidak bisa mencari rumput sendiri - harus dituntun oleh gembala karena mudah tersasar. Banyak orang-orang muda yang tersasar hidupnya dan mereka tidak sadar bahwa mereka hidup dalam kesesatan. Kita menikmati hidup kita sebagai apa adanya, sesuai dengan apa yang kita mau - sehingga kita makin lama makin tersasar dan tersesat, terbawa oleh arus dan akhirnya menyesal.


Yesus berkata bahwa Dia datang untuk memberikan hidup, dan bukan hanya hidup, tapi hidup yang berkelimpahan. Tapi hidup apakah yang Yesus tawarkan ini?
Yohanes 1:4, pasal 4-8, 10, 11, 14, 17 hampir semuanya berbicara tentang hidup.
Istilah kehidupan yang dikatakan Yesus pada orang Israel ini berhubungan dengan kitab Kejadian dimana Tuhan yang memberikan nafas pada manusia supaya dia bisa hidup. Yesus berkata "Akulah sumber kehidupan itu!". Manusia diciptakan Tuhan dengan sebuah kekosongan dan hanya Tuhan lah yang bisa mengisi kekosongan itu!


APA MAKSUDNYA HIDUP BERKELIMPAHAN YANG DIKATAKAN YESUS INI?

1) HIDUP YANG MEMPUNYAI HUBUNGAN DENGAN TUHAN (FELLOWSHIP WITH GOD)
Apa artinya hidup yang tanpa Tuhan? Kita kerja, punya pasangan, menikah, punya anak, lalu meninggal. Ada yang berkata hidup untuk makan, atau hidu untuk sukses, dan sebagainya - tapi pada akhirnya, kita akan mati dan meninggalkan itu semua.
Elvis Presley di akhir hidupnya berkata bahwa dia unhappy, padahal dia punya segalanya - uang, ketenaran, dan lain sebagainya.

Yohanes 17:3 - inilah hidup itu, bahwa kita mengenal Tuhan Yesus Kristus, yang diutus oleh Allah Bapa. Hidup adalah relasi dengan Tuhan, hidup yang bermutu karena kita punya Tuhan yang memberikan makna hidup yang baru. Kita melihat hidup seperti Tuhan melihat.

Semua manusia berdosa dan dosa harus dihukum untuk menunjukkan Allah yang Maha Adil dan Maha Suci. Namun dalam Yesus Kristus, ada pengampunan dan kehidupan yang baru.

2) HIDUP YANG ADA KEMENANGAN (VICTORY)
Yohanes 11:25 - Hidup bersama Yesus ada hidup yang kemenangan atas dosa. Ketika Adam Hawa diciptakan tidak ada kematian namun begitu ada dosa, baru ada kematian physical dan hidup yang terpisah dari Tuhan. Namun di sini Yesus menawarkan hidup yang berkemenangan, hidup kembali setelah kematian, hidup selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan!

Orang yang sudah mati akan tetap hidup karena percaya dalam namaNya! (Baca juga Yohanes 5:24)

Hidup dalam Yesus adalah hidup yang tidak terbawa arus dan tidak tergantung pada situasi kita di masa lalu maupun di masa sekarang.

Baca Roma 5:17 - karena satu orang yang berdosa kita mati, dan karena satu orang (Yesus Kristus) ada kemenangan atas dosa!

3) HIDUP YANG PUNYA TRANSFORMASI DARI DALAM
Hakekat setiap manusia mudah untuk berubah - dari luar kelihatan berubah tapi dalamnya tetap sama. HIdup berkelimpahan dalam Yesus adalah hidup yang punya transformasi dari dalam, bukan dari luar! Dari luar kita bisa munafik dan pura-pura. Manusia punya hati yang penuh kelicikan dan kemunafikan, karena dosa! Yesus datang untuk memberikan kita hidup yang baru, hidup yang bukan penuh kemunafikan untuk mendapatkan acceptance dari orang lain, tapi punya hidup yang terus diubah oleh Dia!

Dalam teologi buku Yohanes, "hidup" itu bukanlah hanya nanti tapi dimulai saat kita percaya pada Tuhan Yesus! HIdup penuh kelimpahan ini adalah sekarang!

Manusia umumnya hanya mau berkat daripada Tuhan, dan bukan pada Pribadi yang memberikan berkat itu. Ingat saat Yesus memberi makan 5000 orang? Mereka datang untuk mengikut Dia saat mukjijat terjadi, saat ada blessing. Namun mereka mulai meinggalkan Dia saat Yesus menantang Dia untuk mengikuti Dia, roti hidup yang turun dari surga, yang berkuasa atas dosa dan kematian. KIta pun demikian bukan? Saat kita banyak berkat, diberikan kesembuhan, kita sungguh2 bersyukur dan ikut Dia. Kiranya kita ingat lagi pada perayaan natal ini bahwa Yesus datang untuk memberikan hidup yang baru pada kita dan kita secara total kembali lagi dengan dia dengan segenap hati kita!

NOTE: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
Enhanced by Zemanta

blog comments powered by Disqus
 
More Info

Subscribe to Our Site

Keep up to date with our latest sermon notes and articles!

 Subscribe via an RSS reader or delivered to your Email address

Who's Online

We have 11 guests online