|
Sermon Notes
|
|
Friday, 02 December 2011 05:11 |
The effect of our joy in God toward others Pdt Victor Liu Ringkasan khotbah 13 November 2011 Seri God's passion for your joy
Kita sudah mendengar bagaimana Tuhan mau kita supaya punya sukacita dalam Tuhan, untuk kemuliaan Dia dan untuk suka cita dalam hidup kita sendiri. Hari ini kita mau melihat apa dampak dari suka cita dalam Tuhan pada sekitar kita.
Baca 2 Korintus 8:1-5
Perhatikan keadaan jemaat di Makedonia ini: - Mereka mendesak untuk bisa melayani - Mereke memberi di luar kemampuan mereka (di tengah-tengah penderitaan dan kemiskinan) Bagaimana kita bsa mendefinisikan kasih/love dalam perikop ini? "Sukacita (joy) mereka meluap!". Bagaimana mereka bisa bersuka cita, padahal situasi mereka sedang terdesak dan tidak punya materi? Suka cita mereka dalam Tuhan kita Yesus Kristuslah yang menciptakan kasih mereka! Jangan percaya dengan teologi kemakmuran dimana semua orang Kristen harus kaya, sehat, dan makmur, karena di sini jelas-jelas kita bisa melihat bahwa jemaat Tuhan ini hidup dalam kemiskinan dan dalam situasi yang penuh penderitaan!
"Love is the overflow and the expansion of joy in God!"
Saat kita tidak ada suka cita dalam Tuhan, biarpun kita memberi atau melayani, itu semua tidak ada gunanya! Karena saat ada joy dalam memberi dan atas dasar kasih, joy yang meluap ini akan menjadi suatu berkat yang besar buat orang lain, di tengah situasi sesulit apa pun!
THE EFFECT OF OUR JOY IN CHRIST TOWARD OTHERS
1) LOVE ONE ANOTHER Saat kita tidak ada suka cita dalam hidup, hati kita akan kosong! Karena itu tidak mungkin bisa ada kasih dalam hidup dan antar sesama. Lihat 2 Korintus 9:7 - dengan kata lain, kalau memberi tidak ada suka cita, lebih baik tidak usah memberi karena tidak ada gunanya! Kisah Para Rasul 20:35
Saat kita memberikan pada yang kekurangan, kita tidak bisa mendapatkan apa apa dari mereka (tidak bisa mengharapkan apa apa). Hanya karena suka citalah kita bisa memberi kepada mereka, bukan? Saat suka cita dalam Yesus Kritus meluap-luap, kita bisa punya suka cita dalam memberi. Kita bisa dalam situasi yang senang dan dalam kelimpahan/kesuksesan tapi pelit dan tidak senang saat disuruh memberi! Jangan berkata "Nanti saat saya kaya maka saya akan memberi" - ini konsep yang salah!! Tidak akan ada pernah barang atau apa pun yang akan membuat kita bahagia dalam hidup ini, hanya Tuhan lah yang bisa mengisi kekosongan itu!
2) LOVE LOST PEOPLE Lukas 15:7,10 (perumpamaan tentang beberapa barang yang hilang)
Perhatikan betapa ada suka cita yang begitu besar saat ada satu orang saja yang bertobat dan menyerahkan diri nya pada Yesus Kristus. Suka cita kita dalam Yesus Kristus yang meluap-luap pasti akan menciptakan kasih yang begitu besar untuk orang lain yang belum kenal Tuhan. Orang Kristen yang punya suka cita dalam Tuhan pasti ingin orang lain untuk mendapatkan dan merasakan suka cita dalam Tuhan juga.
Perhatikan di sini Yesus berkata pada orang orang Farisi dan ahli Taurat - yang lupa akan suka cita dalam Tuhan dan hanya fokus pada legalisme, peraturan, kegiatan, dll.
Lukas 15:32 - konsep Bapa yang begitu mengasihi dan mencintai manusia, yang bersuka cita begitu besar yang tak terbayangkan saat manusia bertobat.
NOTE: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|