Our mission is "To fulfill Jesus' Great Commission whatever the cost, from the Lost to Devoted Follower of Jesus"

Rahasia Keberhasilan - Belajar dari Kaleb PDF Print E-mail
Sermon Notes
Friday, 07 October 2011 06:28
The Sun

Image via Wikipedia

Rahasia Keberhasilan - Belajar dari Kaleb
Pdt tamu Made Sutomo dari Crossway Baptist Church
Ringkasan khotbah Minggu, 2 Oktober 2011
Yosua 14:6-15

Kita semua di sini mau untuk berhasil - berhasil dalam studi, dalam pekerjaan, dalam apa saja, bukan?
Keberhasilan adalah suatu yang kita impikan dan kita capai. John Maxwell mendefinisikan keberhasilan sebagai suatu perjalanan. Itu artinya dalam perjalanan hidup kita, kita akan mengalami beberapa kali sukses (lulus SMP, lulus SMA, masuk kuliah, melamar pekerjaan dan masuk, dll). Dalam hidup kita, sebenarnya kita penuh dengan keberhasilan. Namun keberhasilan selalu relatif. "Kesuksesan" sebuah gereja bukan karena jumlah.

Mengapa kita diciptakan untuk ada kerinduan supaya berhasil? Karena Tuhan mau kita menjadi orang yang berhasil dalam hidup ini, bukan seorang yang terus kalah.Tuhan menanamkan impian2 kita dan Dia mau menuntun kita supaya kita ikut Dia dan mencapai apa yang kita impikan itu.

Perikop ini adalah saat-saat orang Israel di pembuangan di Babel.

Baca juga Yeremia 29:11 - ayat yang indah bukan? Tapi kenapa banyak orang yang tidak mengalami damai sejahtera? Kenapa banyak anak Tuhan yang tidak tahu masa depannya!

KENAPA KITA TIDAK PUNYA TUJUAN HIDUP ATAU MELIHAT MASA DEPAN KITA? KARENA BANYAK ORANG YANG HIDUP TIDAK MENURUTI RENCANA ALLAH!
Kita sering mengabaikan rencana Allah dengan rencana kita - dan kadang sulit untuk mengikuti rencana kita karena rencana kita terlihat lebih bagus dan indah.

Banyak orang lupa untuk meraih sukses harus bekerja keras dan menerapkan prinsip-prinsip Firman Tuhan. Tuhan menaruh impian di hati kita tapi untuk mencapainya kita harus bekerja keras. Untuk lulus kuliah kita harus belajar dengan keras. Orang orang banyak yang tidak mencapai tujuan karena tidak punya visi dalam hidupnya!

Orang Israel mutar-mutar selama 40 tahun di padang gurun, karena Tuhan sudah punya rencana indah buat mereka, tapi mereka tidak mau melihatnya, mereka tetap keras kepala. Mereka tidak mau taat dan tidak mau mengikuti rencana Allah. Akhirnya generasi itu dibinasakan oleh Tuhan.
Penting buat kita untuk punya visi hidup - supaya kita tau apa yang kita mau dan apa yang kita hidupkan. Di saat kita punya visi, kita akan punya rencana-rencana untuk mencapai visi itu.

Kaleb dalam cerita ini adalah seorang yang berhasil, karena itu baik bagi kita untuk bisa belajar prinsip prinsip dari perikop ini

BAGAIMANA KALEB BISA BERHASIL?

1) DIA MEMILIKI GOAL ATAU SASARAN YANG JELAS

Dia tau apa yang dia mau! Dia ingin memiliki pegunungan Hebron. Goal ini sudah dimilikinya 45 tahun yang lalu. 45 tahun Tuhan menaruh impian ini di hatinya, dan 45 tahun dijanjikan oleh Musa.
Selama 45 tahun, kerinduan dia akan hal ini tidak pernah pudar. Secara fisik Kaleb sudah lemah (85 tahun) tapi dia tidak pernah melupakan impian ini dan masih punya semangat yang membara seperti dulu? Karena satu alasan, karena dia punya visi dan dia tahu apa yang dia mau!

Apa "Hebron hebron" dalam hidup kita saat ini? Apa impian impian kita saat ini? Apa tujuan hidup kita pada saat ini?
Menurut survey, 90% tidak tahu tujuan hidupnya, 50% tahu tapi tidak pernah mencapainya dan merencanakan, 5% merencanakan dan menjalankannya. Dari 5% ini, 95% berhasil.

Kolonel Sanders (KFC) tidak langsung berhasil dan dulu selalu ditolak resepnya. Tapi dia akhirnya berhasil bukan? John F Kennedy memimpikan ada orang yang mendarat di bulan dan bbrp tahun kemudian, impian itu berhasil. Thomas Alfa Edison berkata orang bisa berhasil dengan 1% inspirasi dan 99% kerja keras.Ingat impian Martin Luther King?

2) DIA MEMAKAI SELURUH POTENSINYA
Kaleb berkata kekuatan dia 45 tahun yang lalu dengan sekarang (85 tahun), tetap sama! John Wesley waktu umur 80-an tahun, dia masih naik kuda berkeliling di Inggris untuk menginjil. Rasul Yohanes melayani Tuhan sampai akhir hidupnya.

3) DIA MENGHADAPI TANTANGAN DENGAN IMAN (ayat 12b)
Jangan pernah menghadapi tantangan dengan kekuatan kita sendiri. Kaleb menghadapi orang-orang raksasa dengan iman, bukan dengan kekuatan sendiri!

Masalah keberhasilan atau tidak berhasil bukan masalah Tuhan, tapi masalah kita mau percaya pada Tuhan atau tidak. Karena keberhasilan itu sudah dijamin dan dijanjikan oleh Tuhan, dan Dia yang menjanjikan itu adalah setia.

4) DIA SETIA PADA TUHAN DAN MENGHARGAI PEMIMPINNYA
Setan itu adalah pencuri! DI jaman ini, murid-murid sudah tidak lagi menghargai gurunya. Hal ini pun sama halnya dengan gereja - banyak jemaat yang tidak respect pada pendeta atau pemimpinnya. Kaleb respect dengan Musa dan dia membuktikan kesetiaannya selama 40 tahun di padang gurun. Kesetiaan dan respect jalan sama-sama. Di bawah pimpinan Yosua, Kaleb tetap setia.

Belajar dari Kaleb! Punyai visi dalam hidup ini, dan berjalanlah bersama dengan Tuhan karena Dia mau membawa kita pada keberhasilan dalam impian kita. Tetaplah setia pada Nya!

Note: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
Enhanced by Zemanta

blog comments powered by Disqus
 
More Info

Subscribe to Our Site

Keep up to date with our latest sermon notes and articles!

 Subscribe via an RSS reader or delivered to your Email address

Who's Online

We have 12 guests online