|
Sermon Notes
|
|
Monday, 12 September 2011 20:47 |
Image by DrGBB via Flickr
Berpaut pada Firman Tuhan part II Seri hati yang melekat pada Tuhan (Seri 5) Pdt Victor Liu Ringkasan khotbah 11 September 2011
Pribadi Tuhan dengan Firman Tuhan tidak bisa dipisahkan. Kita tidak bisa memisahkan perkataan orang dengan orangnya.
1Petrus 2:1-3 - The hunger for the Word
"…you may grow up to salvation" - jadi maksudnya kita bertumbuh dalam keselamatan yang sudah diterima, bukan untuk memperoleh keselamatan. Banyak orang Kristen yang dulu rindu akan membaca dan menelusuri Firman Tuhan, namun setelah mendapatkan kebebasan, kesibukan, per-ekonomian, mulai mundur dan tidak lagi punya kerinduan itu! Menyedihkan, bukan? Padahal Firman Tuhan menumbuhkan dan menguatkan hidup kita.
Bayi akan mati tanpa susu - mau menyatakan bahwa orang Kristen akan mati dan kering tanpa minum "susu", yaitu Firman Tuhan.
Lihat ayat 1 akan penghalang terhadap kehausan dan kerinduan Firman Tuhan ini: "Karena itu, buanglah……" dan dihubungkan dengan ayat 2 soal kerinduan akan Firman Tuhan dan pertumbuhan. Kalau hati kita hidup dalam dosa (dosa yang tersembunyi), maka itu akan mengganggu kehausan kita akan Firman Tuhan dan otomatis akan mengagnggu pertumbuhan kita! Saat Firman Tuhan masuk tapi hati kita masih kotor dan tidak siap, maka percuma saja Firman Tuhan itu dan kita tidak akan ada kerinduan dan pertumbuhan! Penghalang dalam hati dan hidup kita harus dibuang dan dibersihkan terlebih dahulu!
Buanglah - kalimat perintah dan present (sekarang). Apa yang terjadi dengan masa lalu dengan keterikatan akan sesuatu, BUANGLAH, SEKARANG, no matter what that is. Kejahatan - "kakia" yang menghasilkan hal-hal lainnya (tipu muslihat, kemunafikan, kedengkian, dan fitnah). Ayat ini untuk merefleksikan diri kita, untuk melihat diri kita. Tidak bisa orang berubah kalau dia tidak tahu kejelekan dan kekurangannya. Sebelum kita menyambut Firman Tuhan supaya kita bertumbuh, kita harus membereskannya terlebih dahulu. Bnayak orang Kristen tidak bertumbuh karena tidak pernah mau mengoreksi dirinya! Setiap minggu, setiap hari, setiap tahun kita bisa dengar khotbah, renungan, berdoa, dan lain lainnya. Tapi percuma kalau hati kita tidak pernah mau menyambut Firman Tuhan dan membiarkannya mengubah dan mengoreski hidup kita!
Saat orang Kristen yang sudah tidak peka lagi atau diperbudak dengan sesuatu, sangat membahayakan!
Definisi diperbudak/bondage: Kita tahu saat kita berhenti. Saat kita mau berhenti namun kita merasa tidak bisa atau tidak mau (mencari pembenaran), maka kita SUDAH diperbudak! Kalau kita mau berhenti tapi kita susah, maka kita diperbudak! Nonton film, main game, kemarahan, pornografi, gosip, kata-kata, kekesalan pada seseorang, kebiasaan hidup, dan yang lainnya. Ini berhubungan dengan kehidupan kita sehari-hari! Karena terganggu dengan arah yang berbeda, maka kerinduan kita akan Firman Tuhan pasti akan hilang karena hal tersebut yang kita sedang hidupkan lebih "besar" dan lebih "enak". Kiranya kita mau buang itu semua dan sambut Firman Tuhan, yang akan mengenyangkan kehidupan dan kerohanian kita!
Ayat 2 - "Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan" Ketika bayi yang baru lahir tidak cukup minum susu, dia akan terkena penyakit kuning, dan kadang harus dipaksa. Kerinduan akan susu sama halnya kiranya seperti kita untuk punya kerinduan akan Firman Tuhan. Ketika bayi lapar, dia akan otomatis makan/diberi makan. Tapi dalam konsep rohani, tidak semua orang Kristen bisa seperti itu (karena kita sudah dewasa) - karena merasa tidak butuh Firman Tuhan. Kita harus mengerti kegunaan Firman Tuhan kalau kita mau terus punya kerinduan. Baby yang harus dan rindu seperti baru lahir, karena dia tidak punya banyak kesibukan dan gangguan kecuali untuk tidur dan makan/minum.
Tuhan memberikan 24 jam setiap hari, ini masalah prioritas yang kita lakukan setiap hari! Apa yang kita lakukan setiap hari? Waktu kita dihabiskan untuk apa? Kiranya kita punya kerinduan untuk menyisihkan waktu kita untuk membaca Firman Tuhan dan merenungkannya, bukan memberikan waktu yang sisa-sisa.
TUJUAN KERINDUAN PADA FIRMAN TUHAN Ayat 3 - "supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan (you may grow up into salvation, ESV). Tujuannya adalah supaya kita bertumbuh dalam Firman Tuhan, supaya berubah. Firman Tuhan bukan hanya sekedar informasi tapi transformasi. Orang Kristen bertumbuh bukan dilihat dari lamanya, atau dari keluarganya, atau dari posisinya. Kekristenan bertumbuh oleh karena ada perubahan dan pertumbuhan. Kalau ada perubahan pasti ada pertumbuhan, dan sebaliknya.
Yesus menyelamatkan kita supaya setelah itu kita berubah seperti Yesus Kristus (Roma 8:29) - "……untuk menjadi serupa dengan gambaran anakNya" II Korintus 3:18 - "……Dan oleh sebab itu kita terus-menerus diubah menjadi seperti Dia…"
The Goal to study your bible - observation, interpretation, application (semua ini tujuannya satu, to change lives) Konteks Petrus sedang mengajar bahwa di tengah-tengah penganiayaan dan kesulitan hidup seberat apa pun, Firman Tuhan yang melekat dalam hidup kita akan membuat kita bisa menanggungnya! Pertanyaannya bukan seberapa banyak Firman Tuhan yang kita tahu atau baca, tapi seberapa Firman Tuhan yang mengubah kita? Saat hati kita lembut dan terbuka, tidak keras hati, yang terbuka pada Tuhan, maka Firman Tuhan itu akan berbuah-buah seeprti tanah yang subur.
Saat Firman Tuhan menjadi bagian hidup kita, saat kita diganggu dengan apa pun juga atau dalam situasi apa pun juga, kita lebih peka pada Tuhan dan lebih tau apa yang Tuhan mau
Note: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|
|