Hati yang berpaut pada Firman Tuhan Seri Hati yang melekat pada Tuhan (Seri 4) Pdt Victor Liu Ringkasan khotbah 28 Agustus 2011
Kita tidak bisa memisahkan perkataan/firman Tuhan dengan Tuhan. Saat kita mau mendengarkan perkataan orang dan Tuhan, kita pun juga akan menghargai orang tersebut (dan Tuhan). Ketaatan kita dan suara Tuhan tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kalau ada situasi di tengah tengah kehidupan kita saat ini yang bertabrakan dengan firman Tuhan, apa yang harus kita lakukan? Sepatutnya kita terus berpaut pada Tuhan dan mengikuti firman Tuhan.
Baca Yosua 1:7-8
Yosua pada waktu itu punya rasa takut karena dia melihat senior-seniornya tidak bisa masuk tanah Kanaan, tanah perjanjian bersama-sama dengan bangsa Israel dan bahkan banyak yang mati di padang gurun selama 40 tahun. Jadi saat dia disuruh memimpin angkatan Israel yang baru dan melihat sungai Yordan besar yang harus dilewati, dia pasti punya keragu-raguan. Dia tidak pernah melakukan mukjijat dan belum ada pengalaman. Karena itu Tuhan menasihatkan untuk menguatkan dan meneguhkan hati (dan diulang berkali-kali). Tuhan ingin supaya Yosua terus ingat pada Tuhan dan hatinya melekat pada firmanNya.
APA ARTINYA MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN?
Merenungkan berarti:
- Memberikan waktu. Duduk diam dan tenang. TIdak bisa kita merenungkan saat kita penuh dengan kesibukan kita sendiri. Saat kita mengevaluasi hidup kita, kita harus ambil waktu dengan tenang dan mengevaluasi. "Hidup yang tak pernah dievaluasi adalah hidup yang tidak layak" - Socrates.
- Membaca, mengamati, memperhatikan
- Mengingat-ingat prinsip yang kita sudah dapat dalam hidup kita
Yang paling susah adalah untuk memberikan waktu dan harus berkonsentrasi. Bukan hanya sekedar baca dan lalu lupa. Karena itu nasihat di ayat tersebut dikatakan supaya kita jangan lupa dan "meditate on it day and nigiht".
Saat kita tidak merenungkan firman Tuhan, kita mengisi nya dengan hal lain - apakah nonton film, main game, TV, atau apa saja. Ketika kita kasih waktu untuk hal lain, maka kita tidak akan merenungkan firman Tuhan. Jangan fokus pada hal-hal yang akan mengganggu hidup kita!
MANFAAT MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN
1) KITA BERTINDAK HATI-HATI
Tidak ada ketaatan tanpa pengorbanan! Tidak ada ketaatan tanpa perbuatan yang kita harus lakukan! Saat kita masa bodoh dengan apa yang Tuhan mau, ayat itu berkata bahwa kita tidak bertindak hati-hati dan pada umumnya kita menyesel setelah bertindak.
Orang yang tidak siap saat berada di "atas", umumnya hancur hidupnya.
2) BERHASIL
"Prosper in your way", engkau akan berhasil - ayat itu berkata. Tidak ada seorang pun yang merencanakan kegagalan dan tidak ada seorang pun yang ingin gagal. Yosua diberi janji bahwa dia akan berhasil sebagai pemimpin, masuk tanah Kanaan, diberikan kemenangan, dan mukjijat melalui sungai Yordan. Tapi Tuhan mau terutama supaya dia mengikuti firmanNya.
Berhasil bukan berarti kaya dan makmur! Ayat ini dalam konteksnya, Yosua berhasil untuk masuk tanah perjanjian tapi tidak dijanjikan akan kaya.
"Kuatkan dan teguhkan hatimu/Be strong and courageous" (ayat 6 juga). Kenapa harus diberikan hal ini oleh Tuhan? Karena Tuhan tahu saat kita merenungkan dan ingin menjalankannya, kita harus punya kebesaran hati dan kekukatan. Tuhan memberikan kekuatan itu untuk menjalankan apa yang diperintahkanNya. Namun kita pun harus kuat dan mau melakukan apa yang Tuhan mau, tidak kuatir, tidak gelisah, tidak susah hati, tidak takut!
Dibutuhkan untuk berkata "Ya, saya mau besar hati untuk melakukan jalanMu, jalan yang lebih baik dari jalanku".
Note: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|