|
Sermon Notes
|
|
Sunday, 21 August 2011 17:12 |
Mendua hati / Double minded Seri hati yang melekat pada Tuhan Pdt Victor Liu Ringkasan khotbah 21 Agustus 2011
Kekristenan yang mendua hati adalah hal yang sangat menyedihkan.
Yakobus 4 menceritakan tentang orang-orang yang mendua hati, yang selalu bertengkar, berdoa untuk memuaskan hawa nafsu, iri hati satu sama lain, dan memuaskan gaya hidup mereka yang mereka mau,y ang tidak sesuai dengan firman Tuhan.
Baca Yakobus 4:1-10 Dunia disini bukanlah orang, maksudnya.
Persahabatan dunia vs persahabatan Tuhan Kita tidak bisa bersahabat dengan dunia dan bersahabat dengan Tuhan. Sama seperti air dan api yang tidak bisa digabung. Banyak orang yang minggu datang ke gereja sebagai orang yang "suci" namun sehari-harinya berbeda sekali (dalam keluarga, sebagai pekerja, sebagai pemuda). Hanya ada satu option yang dipilih!
ADA 3 SEBUTAN UNTUK ORANG YANG BERSAHABAT DENGAN DUNIA 1) ORANG YANG TIDAK SETIA 2) ORANG YANG BERDOSA 3) ORANG YANG MENDUA HATI
Bersahabat dengan dunia disamakan dengan berzinah secara rohani. "orang-orang yang tidak setia" (ayat 4) - moichos: an adulterer, metaph. one who is faithless toward God, ungodly. Kalau kita selalu bilang kita cinta Tuhan tapi kita punya gaya hidup yang berbeda dengan apa yang Tuhan mau, maka kita bukanlah bersahabat dengan Tuhan dan penzinah secara rohani. Ini kata-kata yang keras dari Tuhan! Hidup kita perlu untuk ditegur dengan keras tapi penuh kasih. Ucapan kebenaran tanpa kasih adalah menghakimi dan menghancurkan. Tapi kasih tanpa menyatakan kebenaran adalah kompromi.
Kita dikatakan "dinikahkan" saat kita dibawa masuk ke dalam kerajaanNya (mengikut Tuhan sama seperti hubungan dalam pernikahan) Yesaya 54:5, 2 Korintus 11:2, Efesus 5:22-23 Menikah bukan hanya sekedar berkomitmen untuk menjaga cinta anda pada pasangan anda. Tapi menikah berarti sebuah display komitmen kita kepada Tuhan dan betapa Tuhan bisa dimuliakan. Semakin lama kita menikah, hendaknya kita semakin mencari bagaimana bisa menjadi keluarga yang terus mencerminkan kemuliaan Tuhan. Keluarga adalah sesuatu yang indah di mata Tuhan dan ayat di Efesus ini memperumpamakan kita sebagai mempelai Kristus. Jadi kalau ada penyelewengan, itu berarti berzinah!
Friendship dengan dunia berarti orang yang mendua hati dan melakukan perzinahan rohani!
PERSAHABATAN DUNIA = MENDUA HATI dipsuchos = dis (artinya 2) dan psuche (jiwa, pikiran, hati, kehidupan) - Hati yang bercabang dua, divided in interest.
BAHAYA MENDUA HATI 1) HIDUPNYA TIDAK TENANG (unstable) Yakobus 1:8 - he is a double-minded man, unstable in all his ways (ESV) 2) TIDAK MENDAPAT APA-APA 3) TIDAK BERANI AMBIL KEPUTUSAN (PLIN PLAN) 4) TIDAK BERTUMBUH (Matius 6:24) 5) TIDAK MENCINTAI TUHAN (1Yohanes 2:15) Saat kita menyukai sesuatu terlalu besar di dunia ini, maka cinta itu pada Tuhan akan mengurang dan hilang (kalau kita selalu nonton film seri non-stop selama berminggu-minggu, maka kita pasti akan malas untuk ke gereja, malas berdoa, dan lainnya).
BAGAIMANA KELUAR DARI PERSAHABATAN DENGAN DUNIA DAN KEMBALI KE PERSAHABATAN DENGAN TUHAN? Ayat 7-10 memberikan 10 kata kerja perintah
1) AMBIL KOMITMEN UNTUK IKUT TUHAN DENGAN SEGENAP HATI Ayat 7,8, dan 10. Tunduklah dan taat pada Tuhan. Istilah tunduk dipakai seperti seorang prajurit yang taat pada panglimanya - dan dipakai supaya tunduk pada Tuhan! Ketaatan perlu harga yang harus dibayar - komitmen dan pengorbanan. Kadang-kadang kita harus taat pada Tuhan biarpun itu sulit, tapi kalau kita tahu itu dari Tuhan, walaupun berlawanan dengan cita-cita dan hasrat/kemauan kita, kita tetap pilih dan taat pada Tuhan!
Ayat-ayat ini diberikan untuk orang-orang Kristen yang sering mengikuti kemauan sendiri dan jauh dari Tuhan. Tuhan akan memberikan kekuatan saat kita melakukan apa yang Tuhan mau kita lakukan!
Jangan sombong karena itu berarti kita mengandalkan kekuatan dan keberhasilan kita. Kalau mau ikut Tuhan, rendahkanlah dirimu karena Tuhan benci orang yang sombong (ayat 10)
2) LAWANLAH SI IBLIS Jangan pernah kompromi dengan si iblis! Keinginan dari dunia sering didorong oleh Iblis - keinginan mata, kerakusan, hawa nafsu. Iblis memakai untuk menghancurkan hidup kita. Lawanlah! Tentunya kita harus bertanggung jawab dalam kehidupan kita dan atas keputusan yang kita ambil, karakter kita yang tidak mau bertumbuh.
3) MENGAKUI DOSA KITA Akui hidup kita dan perzinahan rohani kita pada Tuhan,datang dengan rendah hati. DIa bisa membalikkan sesuatu saat seseorang datang dengan hati yang hancur. "Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati, dan ia menyelematkan orang-orang yang remuk jiwanya."
Dalam suka cita yang sejati, ada kesedihan tentang dosa, dan kesedihan tentang dosa akan membawa suka cita karena Tuhan akan memberikan pembebasan. Yang dibutuhkan bagi kita adalah kejujuran, ketulusan, dan kerendahan hati untuk datang pada Tuhan dan mengakui hidup kita.
Apa pun masalah kita, apa pun keadaan kita saat ini, akui lah dan datang kepada Tuhan, tinggalkan persahabatan kita dengan dunia dan kembali pada Nya!
Note: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|