Our mission is "To fulfill Jesus' Great Commission whatever the cost, from the Lost to Devoted Follower of Jesus"

The Living Church - Knowing PDF Print E-mail
Sermon Notes
Sunday, 08 August 2010 21:37
Revision Night

Image by Bastien Vaucher via Flickr

The Living Church - Knowing
Pdt Victor Liu
Ringkasan khotbah 8 Agustus 2010
Baca Kis 2:41-42

"Bertekun dalam pengajaran rasul-rasul"
Setelah bertobat, orang Kristen tidak boleh berhenti tapi harus tetap bergerak, supaya ada pertobatan, pertumbuhan, dan hidup yang terus dikuduskan. Jemaat mula-mula terus menerus belajar dan bertekun dalam firman Tuhan. Dahulu gaya hidup mereka fokus pada berhala dan pada diri sendiri.

Proses dari gereja mula-mula:
Grace - Learning - Fellowship - Worship - Serving - Going/Gospel (menjangkau orang-orang lalu kembali lagi ke Grace dan seterusnya)


PROSES LEARNING AT EBC
GRACE - GROW (belajar di Life Development Process tentang berdoa, hidup kekristenan, persembahan, ikut kelompok sel, dll) - GIFT (melayani besama-sama) - GOING/SHARE GOSPEL, lalu kembali lagi ke GRACE dan seterusnya.
Sebagai orang Kristen kita tidak boleh berhenti, tidak boleh mandek, harus terus belajar dan belajar seumur hidup kita.

Saat anak anak tidak mengikut kata kata orang tuanya, itu berarti anak tidak menghargai dan menghormati orang tuamya. Demikian juga firman Tuhan. Saat kita tidak mengikuti dan mematuhinya, kita tidak mencintai dan menghargai Tuhan. Saat kita tidak punya keinginan untuk belajar firman Tuhan, ada suatu yang salah dalam hidup kita! Seperti halnya dalam hubungan pernikahan, kita harus terus belajar tentang pasangan hidup kita. Saat kita terus mau belajar tentang pasangan hidup kita, itu berarti kita mencintai pasangan kita. Saat kita mau terus belajar tentang Tuhan, itu bukti kita mencintai Dia sungguh sungguh.

3 RAHASIA UNTUK BELAJAR, AS A LEARNING CHURCH
1) PUNYA DESIRE
Sperti anak kecil yang merindukan susu, kita pun harusnya seperti itu. Desire untuk belajar firman Tuhan supaya kita bisa mengenal Tuhan kita, mengubah hidup kita. Ada kerinduan supaya Roh Kudus menjamah kita supaya kehidupan kita bisa bertumbuh, kata2 kita dan attitude kita dalam hidup.

2) DETERMINATION

Ada tekad yang diambil. Saat kita sibuk, capek, kita tetap punya tekad untuk mau belajar firman.

3) DILLIGENT
Terus belajar tanpa henti supaya bisa jadi berkat buat orang lain. Punya motivasi yang murni dalam punya keinginan belajar.

Firman Tuhan banyak keuntungannya:
- kita menang atas dosa (Yusuf yang tahu dosa besar saat ingin diajak tidur bersama dengan istri Potifar).
- menuntun kehidupan kita (Mazmur 119:105)
- membuat berhasil
(Mazmur 1:1-2, Yosua 1:8)

BAHAYA BELAJAR FIRMAN TUHAN
Yesus mengkritik orang Farisi dan ahli2 Taurat!
1) Banyak tahu, dingin
Tidak ada kasih pada Tuhan, tidak ada kasih pada sesama. No more compassion. Seharusnya kita belajar dari rasul Paulus yang terus menggebu-gebu dalam mengasihi dan melayani Tuhan.

2) Banyak tahu, sombong
Kita cenderung jadi sombong dan merendahkan orang lain. Orang Farisi sombong dan merendahkan orang lain.
Paulus tetap lain sikapnya biarpun tahu banyak (Filipi 2:5). Seharusnya kita makin takjub dan rendah hati menyadari betapa berdosanya kita.

3) Banyak tahu,  tapi tidak berubah
Matius 23 - Yesus memberikan 1 pasal penuh untuk mengecam orang Farisi, yang munafik.

Seharusnya firman Tuhan mentransformasi hidup kita! Belajar firman Tuhan adalah suatu proses, yang tidak ada habisnya, yang ada jatuh bangun.

A living church adalah gereja yang terus menerus mau belajar firman Tuhan dan membiarkan Tuhan mentransformasi hidup kita. Lihat Lukas 8.

Enhanced by ZemantaNote: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah

blog comments powered by Disqus
 
More Info

Subscribe to Our Site

Keep up to date with our latest sermon notes and articles!

 Subscribe via an RSS reader or delivered to your Email address

Who's Online

We have 14 guests online