|
Do not covet
(jangan ingin memiliki kepunyaan sesamamu)
Keluaran 20:17
Di sini bukan hanya berbicara barang, tetapi semuanya!
Covet - the uncontrolled desire to acquire
Tuhan memberikan gairah dan keinginan pada kita: makanan, rumah, paangan hidup, barang, dan sebagainya. Tapi yang jadi masalah adalah saat keinginan itu tidak bisa dikontrol sehingga akhirnya menghancurkan hidup seseorang.
APA KONSEKUENSI MENGINGINI BARANG ORANG LAIN/COVETING?
1) DEBT/HUTANG
Coveting destroys budgets. Kadang kita mengingini sesuatu yang kita tidak mampu, lalu kita berhutang. Kita gengsi dan tidak mau malu, sehingga kita gampang berhutang.
2) JEALOUSY/IRI HATI
Kita sering membanding bandingkan dengan apa yang orang lain punya! Iri hati membuat kita tidak bahagia. Amsal berkata iri hati mengeringkan tulang!
3) GREEDINESS/RAKUS
Saat ingin menyeleweng, seorang pasangan dikuasai hawa nafsu. Tuhan berkata JANGAN! Stop!
4) SHORTCUT
Akibat dari greediness biasanya orang ambil jalan singkat untuk memenuhi kerakusan itu! Manusia umumnya suka ambil jalan pendek di saat ada kesempatan, lupa apa yang Tuhan inginkan. Hasrat dan nafsu kadang begitu menguasai manusia dan lupa pada firman Tuhan!
5) DISSASTISFACTION
Kita jadi tidak puas akan hidup kita! Sering tidak puas kalau melihat orang lain punya yang lebih baik, lebih mahal dari kita! Hati hati dengan ketidak puasan karena kita bisa ambil suatu keputusan atau gaya hiduo yang menyedihkan!
APA JALAN KELUARNYA SUPAYA TIDAK MENGINGINI
Alkitan mengajarkan prinsip contentment - puas dengan apa yang sudah ada. Disini bukan berarti kita diam diam saja ga mau bertumbuh, berubah, atau tidak mau berusaha lebih baik.
Baca Filipi 4:11.
Saat kita sedang bekerja dan tidak puas, bersyukurlah karena ingat bahwa Tuhan sudah memberikan pekerjaan itu pada saudara! Saat kita tidak pernah puasa dengan hidup kita dan apa yang kita punya, kita akan mengeluh terus menerus. Teruslah mengucap syukur dan tidak perlu membanding bandingkan apa yang kita tidak punya! Puaslah dengan apa yang saudara punya. Orang seperti ini umumnya lebih generous dan mengasihi orang lain dengan memberi.
Di saat kita puas dengan apa yang kita punya, kita akan punya hidup yang lebih indah. Berhenti membandingkan dengan orang lain! Berhenti fokus pada apa yang kita tidak punya! Tuhan bisa memakai apa yang kita tidak punya di saat kita bersukacita dalam kekurangan kita! Ingat bahwa banyak orang lain yang tidak punya apa yang kita punyai sekarang!
Banyak hal yang bisa membuat kita menggerutu namun banyak hal juga yang kita bisa syukuri, yang kita punya. Tidak perlu melihat orang lain apa yang mereka punya, tapi biar kiranya kita puas dengan apa yang Tuhan sudah berikan buat kita dan biar Tuhan menjamah hidup kita! Jangan mengingini punya orang lain dan puas dengan diri dan hidup kita!
Do not covet
(Jangan ingin memiliki kepunyaan sesamamu) Pdt. Victor Liu Ringkasan khotbah 4 Juli 2010
Baca Keluaran 20:17
Di sini bukan hanya berbicara soal mengingini barang, tetapi semuanya!
Covet - the uncontrolled desire to acquire
Tuhan memberikan gairah dan keinginan pada kita: makanan, rumah, paangan hidup, barang, dan sebagainya. Tapi yang jadi masalah adalah saat keinginan itu tidak bisa dikontrol sehingga akhirnya menghancurkan hidup seseorang.
APA KONSEKUENSI MENGINGINI BARANG ORANG LAIN/COVETING?
1) DEBT/HUTANG
Coveting destroys budgets. Kadang kita mengingini sesuatu yang kita tidak mampu, lalu kita berhutang. Kita gengsi dan tidak mau malu, sehingga kita gampang berhutang.
2) JEALOUSY/IRI HATI
Kita sering membanding bandingkan dengan apa yang orang lain punya! Iri hati membuat kita tidak bahagia. Amsal berkata iri hati mengeringkan tulang!
3) GREEDINESS/RAKUS
Saat ingin menyeleweng, seorang pasangan dikuasai hawa nafsu. Tuhan berkata JANGAN! Stop!
4) SHORTCUT
Akibat dari greediness biasanya orang ambil jalan singkat untuk memenuhi kerakusan itu! Manusia umumnya suka ambil jalan pendek di saat ada kesempatan, lupa apa yang Tuhan inginkan. Hasrat dan nafsu kadang begitu menguasai manusia dan lupa pada firman Tuhan!
5) DISSASTISFACTION
Kita jadi tidak puas akan hidup kita! Sering tidak puas kalau melihat orang lain punya yang lebih baik, lebih mahal dari kita! Hati hati dengan ketidak puasan karena kita bisa ambil suatu keputusan atau gaya hiduo yang menyedihkan!
APA JALAN KELUARNYA SUPAYA TIDAK MENGINGINI?
Alkitan mengajarkan prinsip contentment - puas dengan apa yang sudah ada. Disini bukan berarti kita diam diam saja ga mau bertumbuh, berubah, atau tidak mau berusaha lebih baik.
Baca Filipi 4:11.
Saat kita sedang bekerja dan tidak puas, bersyukurlah karena ingat bahwa Tuhan sudah memberikan pekerjaan itu pada saudara! Saat kita tidak pernah puasa dengan hidup kita dan apa yang kita punya, kita akan mengeluh terus menerus. Teruslah mengucap syukur dan tidak perlu membanding bandingkan apa yang kita tidak punya! Puaslah dengan apa yang saudara punya. Orang seperti ini umumnya lebih generous dan mengasihi orang lain dengan memberi.
Di saat kita puas dengan apa yang kita punya, kita akan punya hidup yang lebih indah. Berhenti membandingkan dengan orang lain! Berhenti fokus pada apa yang kita tidak punya! Tuhan bisa memakai apa yang kita tidak punya di saat kita bersukacita dalam kekurangan kita! Ingat bahwa banyak orang lain yang tidak punya apa yang kita punyai sekarang!
Banyak hal yang bisa membuat kita menggerutu namun banyak hal juga yang kita bisa syukuri, yang kita punya. Tidak perlu melihat orang lain apa yang mereka punya, tapi biar kiranya kita puas dengan apa yang Tuhan sudah berikan buat kita dan biar Tuhan menjamah hidup kita! Jangan mengingini punya orang lain dan puas dengan diri dan hidup kita!
Note: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|