|
Sermon Notes
|
|
Tuesday, 15 June 2010 18:09 |
Kunci kebahagian dan sukses sampai akhirat Pendeta tamu Benny Solihin Ringkasan khotbah 13 Juni 2010 Mazmur 1:1-6 --- Kesuksesan merupakan impian dari setiap orang. Banyak orang berani membayar berapapun harganya untuk mencapai sukses. Karena kita asumsi kalau sukses kita pasti bahagia! Benarkah? Michael Jackson, Britney Spears sukses tapi apakah bahagia? Di sinilah manusia mengalami asumsi yang keliru. Banyak orang yg sukses tapi hanya sementara. Kalau kita mau bahagia, hendaknya kita mencari kesuksesan yang sampai kekekalan. Bukan maksudnya sukses di dunia karena kalau kita mati pun kita meninggalkan kesuksesan itu. Sang pencipta menyuruh pemazmur menulis rahasia kebahagiaan sampai kekekalan.
KUNCI KEBAHAGIAAN/KESUKSESAN SAMPAI AKHIRAT 1) HIDUP TIDAK SAMA DENGAN ORANG KAFIR/ORANG YANG TIDAK PERCAYA TUHAN Tuhan tidak mau kita hidup untuk sama dengan pencemooh, dengan orang2 yg mencemooh Tuhan. Kita disuruh hidup melawan arus, dan itu tidaklah mudah! Menentang arus orang banyak sulit karena kita akan jadi tidak populer, tidak akan disukai teman2 dan banyak orang. Hidup menentang arus tidak enak! Kalau kita ikut gaya teman2 yg tidak mengenal Allah, di ayat 4 dibilang kita seperti sekam (kulit padi) yang ditiup angin. Tidak ada bobotnya!! Jangan hidup sama dengan orang yang tidak mengenal Allah! 2) YANG SUKA FIRMAN & MERENUNGKAN Kata kesukaan dalam bahasa asli disini artinya benar2 punya passion yang besar. Merenungkan dalam bahasa aslinya artinya menghafal (dengan berkata2 dan diulang2). Orang2 Yahudi waktu itu selalu mengulang dan menghafal sepanjang hari. A. Hafal firman B. Merasakan hadirat si pemberi firman (Allah) dalam setiap aktivitasnya. Pada waktu kita memiliki Allah, tidak ada lagi yang kita butuhkan! Dia lah kebahagiaan tertinggi kita! Ketika Allah hadir, itulah kecukupan yang luar biasa. Ketika kita memiliki Kristus, apa lagi yang kita butuhkan? Inilah kebahagiaan sejati! Ayat 3: pohon yang ditanam di tepi aliran air Di dunia palestina, pohon hampir tidak ada yg bisa hidup karena suasananya kering. Tapi pohon yang ada di tepi air, pohon itu bertumbuh dan berbuah. Inilah yg digambarkan sebagai orang yang sukses dan bahagia oleh Tuhan. Ada sumber air, yaitu Tuhan itu sendiri. Berbuah pada musimnya - sebuah pohon berbuah untuk dinikmati oleh orang lain, bukan untuk pohon itu sendiri. Saat Tuhan memberi berkat berlimpah, berkat itu bukan untuk dinikmati sendiri, tapi untuk dipakai secukupnya dan turun pada orang2 yang membutuhkannya! Jadi channel of blessing, untuk memberkati orang lain atas nama Tuhan. Jalan mana yang kau pilih? Kebahagiaan orang fasik atau kebahagiaan yang Allah mau? Jangan ikut jalan orang fasik dan terus renungkan firman Tuhan sepanjang waktu. NOTE: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|