Our mission is "To fulfill Jesus' Great Commission whatever the cost, from the Lost to Devoted Follower of Jesus"

Nothing is impossible for God PDF Print E-mail
Sermon Notes
Sunday, 21 February 2010 16:14
Astronomy For Beginners

Image by AndyRob via Flickr

Nothing is impossible for God
Pdt Victor Liu
Ringkasan khotbah 21 Februari 2010
---
Maria, masih perawan tapi diberi tahu malaikat akan mengandung: "For God, nothing is impossible!". Namun harus hati-hati memikirkan konsep ini karena bukan berarti kita sebagai orang Kristen harus kaya dan tidak boleh terkena penyakit. Kita sering ambil prinsip ini untuk memaksakan kehendak pribadi/duniawi kita.

Baca Kejadian 17:1-2.
Abraham dijanjikan untuk punya anak saat dia berumur 75 tahun. Di perikop ini, dia sudah berumur 99 tahun, dan dia belum punya anak.
Kejadin 16:16, dia umur 86 tahun saat dia mempunyai anak dengan Hagar (11 tahun setelah dijanjikan),Ismail, tidak mengikuti kemauan Tuhan.

Selama 13 tahun, tidak dicatat bahwa Tuhan berbicara dengan Abraham. Kemungkinan besar Abraham tidak dihiraukan Tuhan oleh karena kesalahannya kepada Tuhan. Baru setelah 13 tahun, Tuhan datang kembali kepada Abraham!
YANG BISA KITA AMBIL DARI PRINSIP ABRAHAM DI PERIKOP INI
(1) MENGENAL TUHAN DENGAN BENAR
Kej 17 ayat 1
Tuhan menampakkan diri kepada Abraham: memakai istilah Yahwe. Maha kuasa - El-Shaddai. Istilah Yahwe mau menekankan Tuhan yg mau berhubungan dengan manusia. Disini mau menekankan bahwa Tuhan tidak pernah melupakan janjiNya.

"I am the Almighty God" - menunjukkan apa yang mustahil bagi manusia, tidak mustahil bagi Tuhan.  Ayat ini menekankan pentingnya knowledge. Hidup kita akan susah kalau kita tidak mengetahui tentang Tuhan yang benar. Kita sering mendengar dan tahu Allah Maha Kuasa. Namun sering saat kita dihadapkan pada sebuah situasi, kita memilih jalan sendiri dan lupa/tidak beriman lagi dengan apa yang kita tahu dan dengar.

(2) JANGAN BERBUAT DOSA LAGI
"..hidup di hadapanKu dengan tidak bercela"/ Walk before me blameless.
Kita sering dalam kehidupan kita sehari-hari, melakukan kesalahan dalam penantian. Ketika mencari pekerjaan, menanti pasangan hidup, bisnis, dan yang lain2nya, kita sering berbuat dosa dan melakukan hal sama yang Abraham lakukan. Seharusnya saat penantian, kita benahi hidup kita, karakter kita, dan dosa kita. Sehingga saat waktu itu tiba, kita siap menerimanya.

(3) TETAP PERCAYA KEPADA TUHAN
Abraham sudah berumur 99 tahun namun Tuhan menyuruh Abraham mengganti nama dari Abram jadi Abraham (Bapak segala bangsa) . Abraham tertawa mendengar itu di dalam hati. Kita mungkin jg tertawa membaca cerita Abraham, tapi kadang kita seperti itu bukan? Kita beriman, lalu jatuh bangun, melakukan dosa dan tidak melakukan perintah Tuhan, sama seperti Abraham. Bahkan sering kuatir, tidak beriman, dan mungkin "tertawa" dengan suara Tuhan dan ambil jalan kita sendiri.

Tetap percaya kepada Tuhan, lakukan perintahNya. Tuhan selalu tepati janjiNya! Belajar dari Abraham yang melakukan kesalahan, jangan lah kita berbuat hal yang sama!

Note: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah

Reblog this post [with Zemanta]

blog comments powered by Disqus
 
More Info

Subscribe to Our Site

Keep up to date with our latest sermon notes and articles!

 Subscribe via an RSS reader or delivered to your Email address

Who's Online

We have 12 guests online