|
Sermon Notes
|
|
Wednesday, 04 November 2009 15:56 |
Yahweh Tsidqenuw by Pdt Victor Liu Ringkasan khotbah 1 November 2009 THE LORD IS OUR RIGHTEOUSNESS --- Apakah kita semakin hari semakin mirip Yesus ataukah iblis? Apakah hidup kita memalukan Tuhan atau mencerminkan Tuhan?
Jehovah is our righteousness - Tuhan adalah kebenaran kita. Istilah Yahweh Tsidqenuw diambil dari Yeremia 23:6. Disampaikan oleh Nabi Yeremia untuk orang Israel yg saat itu tidak mendengar firman Tuhan dan diambang kehancuran. Orang2 Israel tegr tengkuk dan sudah tidak tahu atau mau mendengar lagi kebenaran yang sejati! Banyak nabi palsu, pemerintah korup, da ajaran2 yang menyimpang dari kebenaran!
Melalui pasal ini Tuhan memberikan penghukuman namun juga nubuatan di masa datang bahwa akan ada keturunan Daud yang akan "berkuasa dan memerintah" dengan kebenaran sejati, yaitu sang Mesias, Yesus Kristus.
Baca lagi Yeremia 23:5-6. Tunas Daud - berbicara tentang Yesus yg akan datang untuk memulihkan bangsa Israel.
GOD'S RIGHTEOUSNESS/JUSTICE Dalam perjanjian lama, istilah kebenaran yang dipakai adalah tsedek dan dalam perjanjian baru adalah dikaios.
Definisi God's justice: God always acts in our accordance with what is right and is Himself the final standard of what is right. atau "Segala sesuatu yang sesuai dengan karakter Tuhan".
Sering hidup kita terpisah dengan konsep yang kita sudah tau tentang Tuhan Seharusnya hal ini tidak terjadi! Yang membuat kita bertumbuh adalah saat kita menerapkan firman Tuhan, bukan hanya tahu.
Kalau Tuhan itu adalah Rightenousness, kita harus: 1) BERSIKAP BENAR Bereskan hidupb kita dengan Tuhan! Baca Mazmur 11:7. Adil disini memakai kata "tsedek". Orang yg melakukan kebenaran mengasihi Tuhan dan akan melihat wajah Tuhan (suatu janji). Kalau hidup saudara tidak benar dan tidak suci, saudara akan merasa kesulitan dalam hidupmu. Saat kita punya keyakinan tentang Tuhan yg benar maka kita akan selalu hidup benar dihadapan Tuhan! Kalau tidak, kita akan terus hidup dalam dosa dan tidak ikut apa yang Tuhan mau! Hiduplah benar!
2) JANGAN MENGHAKIMI Baca 1Korintus 4:4. Jemaat Korintus waktu itu banyak yg menghakimi rasul Paulus. Rasul Paulus mau mengajarkan bahwa Tuhanlah yang menghakimi. Tuhanlah yang adil dan benar. Banyak orang Kristen terlalu cepat menghakimi karena mereka tidak melihat fakta dan hati seseorang. Kita tidak bisa menghakimi pikiran dan hati manusia! Saat kita menghakimi, kita merasa lebih superior dan merasa lebih baik dan benar dari orang lain. Tuhanlah yg adil dan benar! Periksalah dirimu sendiri!
3) MENGUCAP SYUKUR Baca Ulangan 32:3-4. Orang yg mengucap syukur menghormati dan memuliakan Tuhan. Belajar menerima masa lalu dan belajarlah mengucap syukur! Orang yg complain terus menerus sangatlah bahaya! Ingat bahwa Tuhan menghitung complain orang Israel (10 kali, kata Tuhan) dan menghukum mereka! Mengucap syukurlah selalu! Bukan karena kita dapat sesuatu, tapi karena Tuhan itu adil, benar, dan jalanNya benar selalu!
NOTE: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|