|
Sermon Notes
|
|
Wednesday, 24 June 2009 06:08 |
|
Joy in Ministry 21 Juni 2009 by Pdt Victor Liu === Sukacita banyak dirindukan orang dan kadang kita terlalu sibuk sehingga kita kurang merasakan sukacita dalam hidup kita. Sukacita merupakan salah satu buah Roh Kudus dan sungguh menyedihkan kalau kita tidak pernah merasakannya. Anak kecil selalu punya sukacita yang meluap-luap dan patut kita contoh.
DASAR FIRMAN TUHAN Filipi 4:4 Mazmur 37:4 Kolose 2:7 Filipi 2:17 Kis 2:46a - 47b Mazmur 100:2 Ulangan 28:47-48 Nehemia 8:11b 2Korintus 9:7b
Apa sebenarnya sukacita dan bagaimana kita bisa bersukacita dalam melayani Tuhan?
3 PRINSIP 1. KITA HARUS HIDUP DENGAN SUKACITA a. Diperintahkan bersukacita. Baca lagi Filipi 4:4. Ayat ini menekankan setiap orang untuk bersukacita! "Senantiasa" - tidak tergantung pada hal-hal diluar seperti perasaan kita atau keadaan kita! Ayat ini merupakan kata kerja imperatif dan kita HARUS TAAT! Sukacita bukan persyaratan untuk menjadi orang Kristen tapi merupakan konsekuensi menjadi seorang Kristen! Happiness is your choice! 1Tes 5:18
b. Bersukacita di dalam Tuhan. Banyak orang mengukur apa yang dia punya di dunia sebagai taraf sukacita: uang, kedudukan, dan kenikmatan. Banyak artis2 terkenal yg kelihatan bahagia namun sebenarnya kesepian dan tidak punya sukacita yang murni. Hendaknya sukacita kita murni dalam Tuhan. Melihat dan merasakan anugerah Tuhan dalam hidup kita dan apa yang Dia sudah lakukan di kayu salib untuk kita! Bukan apa yang kita dapatkan tapi fokus pada karakter dan apa yang Tuhan sudah perbuat untuk kita!
c. Sukacita bersifat sekarang. Bersukacitalah - sekarang, bukan nanti. Kalau anda pernah berkata: "Kalau saja saya punya....(isi sendiri), maka saya pasti akan bersukacita." Benarkah? Pada umumnya, kita tetap akan menggerutu saat kita sudah punya pacar, sudah lulus, sudah dapat pekerjaan, sudah menikah, sudah punya anak, dan sebagainya.
2. SEMAKIN BERSUKACITA DI DALAM TUHAN SEMAKIN BESAR KAPASITAS KITA MEMULIAKAN TUHAN Baca lagi Mazmur 100:2, Ulangan 28:47-48. Ketika kita melakukan sesuatu pada umumnya atau pelayanan kita dengan sukacita, maka kita akan lebih efektif. Rasul Paulus tetap bersukacita dan menyuruh kita bersuka cita saat dia di penjara dan menderita!
Semakin kita bersukacita dalam melakukan sesuatu untuk Tuhan, semakin kita akan bersyukur kepada Tuhan dan semakin Ia akan menambahkan pelayanan kita.
3. BERSUKACITA DI DALAM TUHAN ADALAH KEKUATAN KITA Baca lagi Nehemia 8:11.
Sukacita bukan berarti kita tidak pernah meneteskan air mata. Melayani bukan berarti kita tidak pernah lelah, tidak pernah susah atau down. Tapi kelelahan itu hendaknya dikalahkan dengan sukacita yang kita lakukan. Tuhan memberikan kekuatan bagi kita supaya kita terus bisa melayani namun tugas kitalah untuk memutuskan apakah kita bersukacita dan mengucap syukur!
Seberapa kita merasakan dan bersukacita atas apa yang Tuhan sudah lakukan untuk kita?
NOTE: Ringkasan khotbah ini belum diperiksa pengkhotbah
|